Jenis Reksadana dan Perbedaannya, Begini Cara Kerjanya

Jenis Reksadana – Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang menguntungkan karena hasil profit yang ditawarkan lebih besar dari deposito. Ditambah lagi, anda tidak perlu banyak belajar tentang dunia investasi lebih mendalam.

Apabila anda adalah orang yang terlalu sibuk hingga sulit untuk mempelajari tentang investasi seperti saham dan lainnya, maka reksadana merupakan salah satu pilihan yang paling tepat. Anda hanya perlu deposit secara teratur setiap bulannya.

Namun, anda perlu mengetahui jenis jenis reksadana serta perbedannya agar anda sedikit banyak mengetahui bagaimana uang yang anda titipkan dikelola. Semakin tinggi profit yang anda inginkan, maka semakin tinggi pula resikonya.

Cek  3 Aplikasi Terbaik Untuk Beli Reksadana, Cek Sebelum Memulai !

Oleh karena itu, dengan mengetahui jenis reksadana, diharapkan anda akan lebih bijak dalam menitipkan dana anda pada manajer investasi tergantung profil resiko anda.

Profil resiko setidaknya dibagi menjadi 3, yaitu :

  • Agresif, sebuah profil resiko dimana anda sebagai investor mengharapkan profit yang tinggi namun dengan resiko yang tinggi pula. Oleh karenanya, anda lebih disarankan untuk menginvestasikan sebagian besar uang pada reksadana saham.
  • Moderat, sebuah profil resiko dimana anda sebagai investor tidak perlu mengharapkan profit yang besar namun setidaknya cukup. Profit yang cukup ini juga dibarengi dengan resiko yang cukup pula. Biasanya lebih disarankan untuk berinvestasi ke arah obligasi.
  • Konservatif, sebuah profil resiko dimana anda sebagai investor lebih memilih untuk berinvestasi pada instrumen yang sudah pasti naik namun profit yang didapatkan kecil. Profil resiko ini lebih disarankan untuk terjun ke reksadana pasar uang.
Cek  5 Aplikasi Trading Saham Terbaik 2021

Profil resiko ini nantinya akan menentukan reksadana mana yang cocok bagi anda, oleh karena itu, diharapkan anda sudah mengetahui profil resiko anda dalam berinvestasi.

Namun, jika anda masih belum mengetahui reksadana mana yang cocok bagi anda, maka anda bisa membaca jenis reksadana berikut ini agar anda memahami tipe investor seperti apa anda.

Jenis Reksadana dan Perbedaannya

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, jenis reksadana dibagi menjadi 4 jenis, yaitu :

Reksadana Pasar Uang

Jenis reksadana yang pertama adalah reksadana pasar uang. Reksadana ini lebih dialokasikan ke arah deposito atau surat berharga yang sudah jatuh tempo dibawah satu tahun.

Cek  Cara Analisa Saham Terlengkap, Auto Jarang Cut Loss

Oleh karena itu, jenis reksadana yang satu ini memiliki resiko yang kecil namun tentu dengan return yang kecil pula. Namun, masih tetap lebih tinggi daripada ketika anda melakukan deposito yang tergerus inflasi.

Karena memiliki resiko yang kecil, maka reksadana ini merupakan reksadana yang paling aman dimana akan terus mengalami kenaikan setiap tahunnya serta sangatlah cocok untuk investasi jangka pendek misal kurang dari 1 tahun.

Reksadana Pendapatan Tetap

Jenis reksadana selanjutnya adalah reksadana pendapatan tetap. Reksadana jenis ini lebih banyak dialokasikan dananya ke obligasi milik pemerintah dan swasta serta beberapa ke instrumen pasar uang yang pergerakannya stabil.

Cek  Cara Belajar Main Saham Bagi Pemula

Obligasi sendiri merupakan surat utang negara sehingga secara tidak langsung anda sudah membantu negara dalam melunasi hutangnya. Sebagai gantinya, negara akan memberikan profit kepada para pengguna reksadana pendapatan tetap.

Karena berfokus kepada obligasi atau surat utang jangka panjang, maka nilai reksadana ini selalu mengalami fluktuasi namun masih tetap stabil seperti instrumen pasar uang. Karenanya, reksadana pendapatan tetap cocok untuk anda yang memiliki profil resiko moderat.

Untung serta resiko dari reksadana pendapatan tetap termasuk cukup, tidak besar dan juga tidak kecil.

Reksadana Campuran

Jenis reksadana selanjutnya adalah reksadana campuran dimana uang dari investor akan dikelola dan dibagi ke beberapa sektor seperti saham, obligasi atau pasar uang.

Cek  Catat ! Ini Dia Alasan Kenapa Harus Mulai Investasi Dari Sekarang

Karena reksadana saham termasuk dalam hal ini, maka resiko dari reksadana campuran agak lebih tinggi daripada reksadana pasar uang bahkan reksadana pendapatan tetap. Namun, komposisi reksadana saham yang lebih kecil membuat reksadana campuran memiliki resiko yang lebih kecil daripada reksadana saham

Reksadana Saham

Yang terakhir ada reksadana saham. Jenis reksadana ini dialokasikan seluruhnya kepada pasar saham sehingga memiliki resiko yang lebih tinggi daripada reksadana lainnya. Namun, profit yang diberikan juga lebih tinggi.

Cek  Jenis Investasi Serta Manfaatnya, Mana Yang Cocok Buat Anda ?

Kekurangan dari reksadana saham adalah investor tidak akan menikmati dividen atau pembagian laba dari perusahaan karena bukanlah pemegang saham. Oleh karena itu, lebih direkomendasikan untuk langsung terjun ke pasar saham agar anda bisa menikmati dividen dari perusahaan

Apabila anda adalah seorang investor agresif namun malas untuk terjun ke pasar saham, maka anda bisa memanfaatkan reksadana saham ini agar manajer investasi yang melakukan pengelolaan uang anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.