Perbedaan Investasi Dan Trading. Mana Yang Lebih Untung ?

Perbedaan Investasi dan Trading Terlengkap – Berinvestasi kini menjadi satu hal yang digemari oleh banyak orang. Mulai dari milenial hingga orang tua kini mulai mencoba berinvestasi, terlebih di pasar saham.

Pada pasar saham, biasanya akan banyak istilah istilah yang muncul seperti ARB, ARA, FOMO dan lain lain. Salah satunya adalah trading dan investasi.

Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan investasi dan trading. Beberapa menganggap bahwa investasi dan trading tidak memiliki perbedaan.

Cek  Catat ! Ini Dia Alasan Kenapa Harus Mulai Investasi Dari Sekarang

Padahal, Investasi dan trading adalah dua hal yang berbeda. Apabila anda bingung, berikut ini adalah perbedaan investasi dan trading.

Perbedaan Investasi dan Trading, Berikut Pengertiannya !

Sebagian orang masih belum bisa membedakan antara investasi dan trading. Kedua hal ini memang terlihat sangat mirip.

Namun keduanya memiliki pengertian dan definisi yang berbeda meskipun sama sama dapat menambah pundi pundi kekayaan anda.

Investasi sendiri diartikan sebagai tindakan untuk mengeluarkan dana oleh investor untuk mengumpulkan aset dan keuntungan di masa yang akan datang.

Sedangkan trading sendiri memiliki defisini sebagai kegiatan untuk menanamkan dana untuk mendapatkan keuntungan dengan cara memanfaatkan momentum perubahan harga di waktu yang singkat.

Secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa perbedaan investasi dan trading terletak pada tempo waktunya.

Cek  5 Aplikasi Trading Saham Terbaik 2021

Agar anda mengetahui lebih dalam tentang perbedaan investasi dan trading. Berikut ini adalah penjelasan rincinya.

Prinsip

Prinsip yang digunakan dalam investasi dan trading juga berbeda.

  • Investasi berprinsip Buy and Hold, yang berarti anda menahan aset yang anda beli untuk jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, anda perlu membeli aset yang memiliki fundamental yang baik serta memiliki perkembangan yang baik.
  • Trading berprinsip Buy and Sell, yang berarti anda mengeluarkan dana untuk membeli aset yang memiliki potensi untuk naik dalam waktu yang dekat. Dengan begitu, anda bisa mendapatkan keuntungan dari perubahan harga. Orang yang melakukan hal semacam ini disebut sebagai trader.

Strategi

Perbedaan Investasi dan Trading

Walaupun investasi dan trading memiliki konsep yang sama yaitu membeli sebuah aset dan menjualnya ketika sudah untung.

Namun keduanya memiliki strategi yang berbeda.

Cek  Cara Belajar Trading Untuk Pemula
  • Strategi yang digunakan dalam berinvestasi adalah dengan membeli aset, sebagai contoh saham suatu perusahaan yang memiliki fundamental yang bagus. Gampangnya, beli saham bluechip seperti Telkom, Unilever, United Tractors, Gudang Garam dan lain lain.
  • Sedangkan strategi dalam dunia trading adalah membeli saham yang memiliki potensi untuk naik dalam waktu yang dekat.

Jangka Waktu

Perbedaan Investasi dan Trading

Perbedaan investasi dan Trading yang terakhir adalah dari jangka waktu jual beli saham yang anda lakukan.

  • Biasanya jangka waktu berinvestasi adalah >5 tahun agar dapat memaksimalkan profit.
  • Sedangkan untuk trading bisa dalam hitungan menit atau detik saja.

Mana Yang Lebih Menguntungkan ?

Setelah anda mengetahui perbedaan Investasi dan Trading, anda mungkin bertanya mana yang lebih menguntungkan.

Apakah menjadi seorang investor memberikan keuntungan lebih atau justru menjadi trader yang bisa menghasilkan uang lebih cepat.

Sebenarnya, keduanya sama sama memberikan keuntungan dan pundi uang untuk anda. Semuanya kembali ke tujuan anda masing masing.

Cek  Cara Belajar Main Saham Bagi Pemula

Apabila anda bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang, maka anda cocok menjadi seorang investor.

Namun jika anda lebih berorientasi pada hasil cepat, maka trading adalah pilihan terbaik bagi anda.

Sejalan dengan hal tersebut, tentu resiko dan keuntungan yang akan anda dapatkan juga berbeda.

Dalam berinvestasi, anda bisa mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga serta dividen yang dibagikan secara berkala.

Dividen ini biasanya bukan menjadi fokus utama bagi para trader karena lebih berfokus pada perputaran modal yang cepat.

Cek  Begini Cara Daftar Forex Terlengkap

Selain dari segi tujuan dalam berinvestasi, analisa yang dilakukan juga biasanya berbeda.

Untuk berinvestasi, anda direkomendasikan untuk melakukan analisa fundamental dimana anda melakukan analisa mendalam tentang perusahaan.

Sedangkan trading berfokus pada analisa teknikal dimana anda secara langsung memantau pergerakan candlestick suatu emiten.

Maka dari itu, anda direkomendasikan untuk memahami cara menganalisa saham dengan baik agar profit yang anda dapatkan bisa maksimal.

Contoh Perhitungan Profit

Perbedaan Investasi dan Trading

Kini anda telah mengetahui perbedaan investasi dan trading serta resiko yang terdapat didalamnya.

Lalu bagiamana perhitungan keuntungan antara investasi dan trading ? Berikut adalah contoh perhitungan keuntungannya !

Cek  Jenis Investasi Serta Manfaatnya, Mana Yang Cocok Buat Anda ?

Investasi

Fulan memiliki budget untuk berinvestasi setiap bulan adalah 1 juta dan akan ditarik setelah 5 tahun.

  • 1 juta x 5 tahun x 12 bulan = 60 juta
  • Asumsikan harga emiten A adalah Rp. 1000 per lot. Sehingga Fulan di tahun ke 5 memiliki 60.000 Lot emiten A
  • Asumsikan setelah 5 tahun harga emiten A adalah Rp. 2000 per lot.
  • Biaya Investasi 0.1 persen
  • Biaya pajak penjualan 0.1 persen
  • Setiap tahun Fulan mendapat dividen sebesar 2 juta. Berarti dalam 5 tahun Fulan mendapatkan dividen 10 juta.
  • Pajak dividen 10 persen

maka, Fulan mendapatkan keuntungan sebesar :

  • Rp 2000 (harga emiten) x 60.000 Lot yaitu Rp 120 juta.
  • Rp 120 juta + Dividen = Rp 130 juta.
  • Rp 130 juta – modal (Rp 60 juta) = Rp 70 juta
  • Namun ada biaya penjualan serta biaya investasi sebesar 0.1 persen serta pajak dividen. Maka, Rp 70 juta – (0.1 persen + 0.1 persen + 10 persen pajak dividen)
  • Rp 70 juta – (Rp 700 ribu) – (Rp 700 ribu) – (1 juta)
  • Maka keuntungan bersih yang didapatkan Fulan adalah sebesar Rp 68.5 juta.

Trading

Apabila setelah mendapatkan keuntungan Rp 68.5 juta Fulan ingin menambah profit lewat trading, maka perhitungan keuntungannya adalah sebagai berikut :

  • Modal Rp 10 juta
  • Asumsikan harga emiten B adalah 500 per lot. Maka, Fulan memiliki 20.000 lot saham emiten B
  • Asumsikan harga emiten B naik menjadi 700 per lot pada esok hari.
  • Biaya Broker sebesar 0.10 persen
  • Pajak 10 persen
Cek  Cara Analisa Saham Terlengkap, Auto Jarang Cut Loss

Maka, Fulan bisa mendapatkan keuntungan dari trading sebesar :

  • 700 lot x 20.000 = Rp 14 juta
  • Rp 14 juta – Rp 10 juta (modal) = Rp 4 juta
  • Rp 4 juta – 0,1 (Rp 40 ribu) – 10 persen (Rp 400 ribu)
  • Maka keuntungan dari trading yang didapat adalah Rp 3.56 juta

Berdasarkan contoh kasus, jika kita berinvestasi maka profit yang kita dapatkan bisa lebih dari 100% dari modal awal yaitu Rp 60 juta.

Sedangkan jika melakukan trading maka profit yang dapat dihasilkan kurang dari 50% dari modal awal yaitu Rp 10 juta.

Namun, dengan berinvestasi anda perlu waktu 5 tahun, dengan trading anda perlu waktu dalam beberapa jam saja.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa tujuan berinvestasi sangat mempengaruhi keuntungan yang bisa anda dapatkan.

Yang perlu digaris bawahi adalah, apabila anda membeli suatu aset / investasi. Anda perlu ingat bahwa dibalik profit yang besar terdapat resiko yang besar pula.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Apa Perbedaan Investasi Dan Trading ,Investasi Perbedaan Trading,Perbedaan Investasi Dan Trading Emas ,Perbedaan Investasi Dan Trading Saham

Leave a Reply

Your email address will not be published.